← Semua Berita

21 October 2026 Acara

Semarak Hari Santri Nasional 2026 Forum Komunikasi Santri (FOKUS) gelar kirab santri keliling Sekar Putih

Oleh Muhammad Basri • 👁 42 dibaca

Semarak Hari Santri Nasional 2026 Forum Komunikasi Santri (FOKUS) gelar kirab santri keliling Sekar Putih
BONDOWOSO, Rabu malam Kamis (21/10/2026) — Dalam rangka menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Forum Komunikasi Santri Pondok Pesantren Kunuuzul Imam Kauman menyelenggarakan kirab santri dengan menyusuri wilayah Sekarputih, Kecamatan Tegal Ampel, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan santri dan diresmikan oleh Ketua Pengurus Pondok Pesantren Kunuuzul Imam Kauman, Ust. Huzaini Afnan, S.Pd.

Kirab tersebut menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah antarsantri sekaligus meneguhkan semangat pengabdian santri kepada agama, masyarakat, dan bangsa. Dengan melibatkan ratusan peserta, kegiatan ini juga menjadi wujud kebersamaan keluarga besar pesantren dalam merawat tradisi dan memperkuat identitas kesantrian.

Mengusung semangat Hari Santri Nasional 2026, “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, kirab ini merefleksikan peran strategis santri sebagai generasi penerus yang tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga dituntut memiliki wawasan luas, berakhlak mulia, serta mampu berkontribusi dalam menghadapi tantangan zaman.

Sepanjang perjalanan mengelilingi wilayah Sekarputih, kirab menjadi simbol kehadiran pesantren di tengah masyarakat. Pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu dan membentuk karakter, tetapi juga bagian dari kehidupan sosial yang turut menjaga nilai-nilai keislaman, persaudaraan, dan semangat kebangsaan.

Penyelenggaraan kegiatan oleh Forum Komunikasi Santri menunjukkan pentingnya ruang kebersamaan bagi para santri untuk membangun solidaritas, memperkuat komunikasi, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Melalui kegiatan semacam ini, nilai-nilai pesantren diharapkan tidak hanya tumbuh di lingkungan asrama, tetapi juga tercermin dalam kehidupan bermasyarakat.

Peringatan Hari Santri Nasional juga menjadi pengingat atas kontribusi para ulama dan santri dalam perjalanan sejarah Indonesia. Warisan perjuangan tersebut perlu diteruskan melalui penguatan ilmu pengetahuan, pembiasaan akhlak, kemandirian, dan pengabdian nyata bagi kemaslahatan umat.

Bagi Pondok Pesantren Kunuuzul Imam Kauman, kirab ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan bagian dari upaya menjaga tradisi pesantren agar tetap hidup dan relevan dengan perkembangan zaman. Semangat menjaga warisan keilmuan harus berjalan beriringan dengan kesiapan santri untuk beradaptasi, berinovasi, dan mengambil peran dalam membangun masa depan bangsa.

Melalui kirab Hari Santri Nasional 2026, Forum Komunikasi Santri bersama keluarga besar Pondok Pesantren Kunuuzul Imam Kauman menegaskan bahwa semangat kesantrian harus diwujudkan melalui tindakan nyata: menjaga akhlak, mengamalkan ilmu, merawat persatuan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dari pesantren, santri menempa diri. Bersama masyarakat, santri merawat negeri. Untuk Indonesia, santri mengabdi demi masa depan yang lebih bermartabat.
BAGIKAN: WA FB X

Berita Terkait